REDAKSI
Rabu, 7/01/2026 02:06:00 PM WIB
HeadlinePendidikan

Disdikbud Kuningan Imbau Orang Tua PAUD Utamakan Wisata Edukatif dan Ramah Anak Selama Libur Sekolah




Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Disdikbud Kabupaten Kuningan, Dicky Mahardika, SE., M.Si., saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/7/2026). Dok. Apip. (BK)




KUNINGAN,(BK). –

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan mengimbau para orang tua yang memiliki anak usia Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), baik di Kelompok Bermain (Kober) maupun Taman Kanak-kanak (TK), agar lebih bijak dalam mengisi masa libur sekolah dengan mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan nilai edukasi.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Dicky Mahardika, SE., M.Si., Rabu (1/7/2026).

Menurut Dicky, hal pertama yang harus menjadi perhatian orang tua adalah kondisi cuaca di Kabupaten Kuningan yang saat ini sedang tidak menentu. Cuaca ekstrem, kata dia, dapat berdampak pada kesehatan anak usia 4 hingga 6 tahun sehingga perlu dipertimbangkan sebelum mengajak anak berlibur.

"Yang pertama, perhatikan cuaca. Saat ini cuaca di Kabupaten Kuningan sedang ekstrem dan bisa berpengaruh terhadap kesehatan anak usia 4, 5, dan 6 tahun. Karena itu, orang tua perlu mempertimbangkan kondisi cuaca ketika akan bepergian atau memilih tempat wisata," ujarnya.

Selain memperhatikan kondisi cuaca, Dicky mengimbau orang tua memilih destinasi wisata yang ramah anak. Menurutnya, lokasi wisata harus aman bagi anak dan setiap aktivitas bermain tetap berada dalam pengawasan orang tua.


"Yang kedua, pilih wisata yang ramah anak. Artinya, tidak berbahaya bagi anak dan permainan yang tersedia tetap harus diawasi oleh orang tua," katanya.

Ia juga mengajak orang tua memanfaatkan masa liburan sebagai sarana pembelajaran di luar sekolah dengan memilih destinasi yang memiliki unsur pendidikan, baik pendidikan alam maupun budaya.

"Pilih tempat wisata yang memiliki unsur pendidikan budaya ataupun pendidikan alam. Jangan hanya permainan fisik semata, tetapi pilih tempat yang mengenalkan anak kepada alam dan memberikan pengalaman belajar yang sesuai dengan usia anak," jelasnya.

Dicky menegaskan, libur sekolah tidak hanya menjadi waktu untuk berekreasi, tetapi juga kesempatan bagi orang tua untuk mendampingi anak belajar melalui pengalaman secara langsung.

Karena itu, ia merangkum tiga hal yang perlu diperhatikan selama masa liburan, yakni memperhatikan kondisi cuaca, memilih tempat wisata yang ramah anak, serta mengutamakan destinasi yang berwawasan lingkungan dan memiliki nilai edukasi sesuai dengan karakteristik anak usia dini.

"Semoga libur sekolah menjadi momen yang menyenangkan, aman, sehat, dan tetap memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak," pungkasnya. (Apip/BK)